Jamik atau Agung

Perjalanan sejarah masjid oman al-makmur

Adalah bagian dari sejarah ketika membicarakan status masjid oman almakmur apakah masjid jamik atau masjid agung. Dasarnya masjid jamik karena dibangun secara swadaya atau gotong royong oleh masyarakat Lampriek, namun setelah itu statusnya berubah menjadi masjid agung pada waktu Walikota Banda Aceh Ir. Mawardi yang didampingi oleh Ibu Hj. Eliza sebagai Wakil Walikota yang kemudian menjadi Walikota antar waktu setelah Ir. Mawardi meninggal dunia dalam masa jabatan. Sebagai masjid agung, wajar kalau masjid ini mendapat dukungan pembiayaan dan mendapat hibah mobil operasional, mobil jenazah dan pembangunan sebuah hotel di komplek masjid dengan belanja APBK Kota Banda Aceh.
Setelah ibu Hj. Eliza mengakhiri masa tugasnya dan beralih kepemimpinan Walikota Banda Aceh kepada bapak H. Aminullah, SK kepengurusan masjid agung almakmur ditandatangani oleh Walikota yang baru, namun belum dilakukan pelantikan dan dukungan pembiayaan terhenti beberapa lama. Akhirnya pemuka masyarakat malaksanakan keinginan sebahagian besar masyarakat gampong Lampriek mengembalikan status agung kepada walikota.

Berita pengembalian status status agung ini telah diliput oleh berbagai media elektronik seperti yang dapat dibaca di sini