SEKILAS INFO
  • 8 bulan yang lalu / Website Masjid Oman Al-Makmur Kini Tampil dengan Wajah Baru
WAKTU :

Ustadz Imam Abu Abdillah Khatib Hari Raya Haji di Masjid Oman Al-Makmur

Terbit 15 Juli 2021 | Oleh : admin | Kategori : Berita
Ustadz Imam Abu Abdillah Khatib Hari Raya Haji di Masjid Oman Al-Makmur

Berdasar perhitungan yang dirilis oleh BMKG bahwa Ijtimak awal bulan Zulhijjah 1442 H. terjadi pada hari Sabtu, 10 Juli 2021 M, pukul 01.16.30 UT atau pukul 08.16.30 WIB atau pukul 09.16.30 WITA atau pukul 10.16.30 WIT. Di wilayah Indonesia pada tanggal 10 Juli 2021, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.33.29 WIT di Merauke, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.57.24 WIB di Sabang, Aceh. Dengan memerhatikan waktu Ijtimak ( konjungsi ) dan Matahari terbenam, dapat dikatakan Ijtimak terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 10 Juli 2021 di wilayah Indonesia.
Secara astronomis pelaksanaan rukyat Hilal penentu awal bulan Zulhijah 1442 H bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah Matahari terbenam tanggal 10 Juli 2021. Sementara bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Zulhijah 1442 H, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat Matahari terbenam tanggal 10 Juli 2021 tersebut, yang hasilnya sebagai berikut :
1. Ketinggian Hilal di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Juli 2021, berkisar antara 1,96o di Merauke, Papua sampai dengan 4,25o di Sabang, Aceh.
2. Elongasi di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Juli 2021, berkisar antara 4,26o di Jayapura, Papua sampai dengan 5,36o di Sabang, Aceh.
3. Umur Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Juli 2021, berkisar antara 7,28 jam di Merauke, Papua sampai dengan 10,68 jam di Sabang, Aceh.
4. Lag di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Juli 2021, berkisar antara 11,44 menit di Merauke, Papua sampai dengan 22,35 menit di Sabang, Aceh.
5. Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat Matahari terbenam pada 10 Juli 2021, berkisar antara 0,14% di Jayapura, Papua sampai dengan 0,22% di Sabang, Aceh.
6. Pada tanggal 10 Juli 2021, dari sejak Matahari terbenam hingga Bulan terbenam tidak ada objek astronomis lainnya yang jarak sudutnya lebih kecil daripada 5o dari Bulan.
Dari data hisab tersebut dapat disimpulkan bahwa tanggal 1 Zulhijjah 1442 H. jatuh pada hari Ahad tanggal 11 Juli 2021, karena pada saat terbenam matahari tanggal 10 Juli 2021 hilal awal bulan Zulhijjah 1442 H. sudah wujud di atas ufuq dengan ketinggian antara 1,96 derajat di Merauke, Papua; sampai dengan 4,25 derajat di Sabang, Aceh. ( Ketinggian hilal 4,25o sudah termasuk katagori imkanul rukyah berdasarkan kesepakatan Badan Hisab dan Rukyat Nasional).
Bila tanggal 1 Zulhijjah jatuh pada hari Ahad tanggal 11 Juli 2021, maka hari raya haji atau idul adha tanggal 10 Zulhijjah 1442 jatuh pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021.
Sehubungan dengan itu sebagaimana biasanya Dewan Pengurus BKM Oman Al-Makmur akan melayani para jamaah yang akan melaksanakan shalat idul adha di Masjid Oman Al-Makmur pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021, dengan tata laksana sebagai berikut :
a. Imam shalat In Syaa Allah Ustadz T. M. Iqbal Hasan
b. Khatib In Syaa Allah Ustadz Imam Abu Abdillah
c. Waktu shalat antara pukul 7:30 sd. 7.45 WIB
Berhubung kondisi daerah kita masih rawan terjangkitnya wabah covid-19, maka Dewan Pengurus BKM Oman Al-Makmur berkewajiban mengingatkan kembali kepada para jamaah untuk tetap waspada dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh dan Pemerintahan Gampong Bandar Baru.
Setiap jamaah tanpa kecuali wajib memakai masker (bila memiliki pakai masker yang berlapis dua), membawa mukena dan sajadah sendiri, hindari berkerumunan, jaga jarak serta renggangkan shaf. Pastikan telapak tangan selalu steril dengan mencucinya pakai sabun sebelum ke masjid dan setelah pulang dari masjid (siapa tahu tanpa sengaja anda telah menyentuh benda-benda yang telah tercemar dengan virus covid-19).
Mari kita selalu berdoa dan bertawakkal kepada Allah SWT yang dengan KekuasaanNya yang tidak terbatas “Kun Fa Yakun” akan segera mengkonidisikan ketidak berdayaan virus covid-19 dari muka bumi. Amin… Ya Rabbal Alamin.

SebelumnyaJAMA'AH MASJID OMAN DONASIKAN Rp 153 JUTA UNTUK BANGSA PALESTINA SesudahnyaWarga Bandar Baru Laksanakan Qurban Di Hari Raya Kedua

Berita Lainnya

0 Komentar