SEKILAS INFO
  • 4 bulan yang lalu / Website Masjid Oman Al-Makmur Kini Tampil dengan Wajah Baru
WAKTU :

JAMA’AH MASJID OMAN DONASIKAN Rp 153 JUTA UNTUK BANGSA PALESTINA

Terbit 27 May 2021 | Oleh : abuabdurrahman | Kategori : Berita
JAMA'AH MASJID OMAN DONASIKAN Rp 153 JUTA UNTUK BANGSA PALESTINA

Masjid Oman Al Makmur | Banda Aceh

Jama’ah Masjid Oman Al-Makmur baru-baru ini mengumpulkan donasi yang akan disalurkan untuk membantu Bangsa Palestina setelah Jalur Gaza, Palestina dihujani dengan rudal dan bom selama 11 hari dalam agresi militer zionis Israel di daerah tersebut. Agresi ini juga telah menimbulkan kerugian berupa korban jiwa, harta dan infrastruktur yang rusak parah akibat serangan tersebut.

Pengumpulan donasi yang dilaksanakan oleh BKM Oman Al Makmur ini bekerjasama dengan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Aceh sebagai lembaga yang akan menyalurkan bantuan ini ke Palestina. Kegiatan donasi ini dirangkaian dengan kajian Palestina oleh Ustadz Dr. H. Tgk. Amri Fatmi, Lc. MA dan dipandu oleh Ustadz Muzammil Hasballah yang sekaligus menjadi imam Shalat Magrib dan Isya di malam tersebut. Kajian dimulai dari setelah Shalat Magrib hingga menjelang Isya, yang bertempat di Masjid Oman Al Makmur, Lampriet, Banda Aceh, Rabu malam (19/05/2021).

Ustadz Muzammil Hasballah, imam Shalat Magrib dan Isya di malam donasi untuk Palestina

Dalam kajian Palestina, Ustadz Amri Fatmi di hadapan ribuan jamaah yang memadati lantai satu dan dua masjid menyampaikan, membantu Palestina adalah bagian dari perjuangan aqidah, bukan masalah politik. Di sana terdapat Masjid Al-Aqsa sebagai kiblat pertama umat Islam. Kemudian, pasti ada indikasi mengapa dalam peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad singgah di sana.

Ia menyampaikan penduduk Israel bukanlah penduduk asli. Mereka dulu menempati negara seperti Rusia dan Eropa Timur. Akibat merasa tidak aman mereka di bawa ke Palestina.

Ustadz Amri Fatmi sedang menyampaikan kajian yang dipandu oleh Ustadz Muzammil Hasballah

“Zionis menciptakan beragam mitos bahwa Palestina adalah bumi tanpa tuan untuk tuan tanpa bumi. Tidak ada orang pemiliknya. Mitos ini ditanam kepada seluruh Yahudi yang pindah ke Palestina,” pungkasnya.

Ia menegaskan bahwa zionis bukanlah negara kuat. Seorang pemikir muslim asal Mesir yang ahli tentang zionis dalam bukunya menyatakan bahwa negara Israel dengan sendirinya pasti akan berakhir.

Para jamaah peserta kajian

Yahudi itu penakut. Mereka yang pindah ke Palestina untuk mencari aman. Agar mau pindah ke Israel mereka dijanjikan keamanan. Mereka memiliki dua paspor yakni paspor Israel dan paspor negara asalnya. Tujuannya agar jika terjadi sesuatu di Israel mereka bisa pindah kembali ke negara asal.

Pemerintah Israel sangat takut warga negaranya pindah. Pada saat roket Hamas bisa sampai ke kota Tel Aviv, mereka sudah berbicara akan berakhirnya Israel. “Israel tidak kuat, mereka negaranya sangat lemah sekali sebenarnya. Masyarakatnya tidak menyatu dengan tanah mereka. Generasi Israel sekarang sekulerisme dan hedonis, banyak mereka menentang kewajiban militer,” terangnya.

Para jamaah memadati masjid Oman Al Makmur

“Yahudi tidak pintar, tidak jenius. Mereka pintar bukan karena gen Yahudi-nya, tapi karena faktor pengaruh lingkungan dan tempat tinggalnya,” imbuhnya.

Ustadz Muzammil Hasballah juga mengajak jama’ah agar memberikan infaq terbaiknya kepada Palestina. Insya Allah sedekah yang ikhlas mendapatkan balasan dari Allah di akhirat kelak. “Sedekah adalah bukti keimanan seseorang,” ujarnya.

Kajian Palestina

Setelah ibadah shalat Isya dilanjutkan dengan penyampaian oleh tim ACT Aceh terkait program-program yang sudah dilaksanakan di Palestina. Sementara para jamaah sangat antusias dalam menyalurkan kepeduliannya untuk perjuangan para mujahid di Palestina.

Kepala Cabang ACT Aceh Zulfurqan mengajak jama’ah supaya tidak pernah berhenti membantu Palestina karena zionis Israel tidak pernah bosan menghancurkan Palestina. Hingga sekarang ACT terus-menerus mengirimkan bantuan hasil dari kedermawanan masyarakat dalam bentuk program yang beragam.

Pihak BKM Oman dan ACT Aceh menampakkan hasil pengumpulan donasi di akhir acara

Adapun sumbangan yang terkumpul di malam tersebut berupa uang tunai dan emas baik batangan maupun perhiasan. Berdasarkan laporan dari pihak ACT Aceh kepada BKM Oman Al Makmur pasca beberapa hari setelah penggalangan dana karena masih ada masyarakat yang berdonasi pasca event selesai. Setelah itu semua dikalkulasikan, maka total donasi yang didapat mencapai Rp 152.998.000. Laporan ini turut disampaikan oleh pihak masjid dalam pengumuman Jum’at (21/5/2021) sebagai pertanggungjawaban kepada jama’ah.

Donasi untuk Palestina

Berikut rincian donasi yang terkumpul dari Penggalangan di Masjid Oman untuk solidaritas palestina sebesar Rp. 152.998.000.
————————————-
Rincian Perolehan:

• Total donasi pascaevent: Rp. 133,998,000
• Total hasil penjualan emas: Rp. 8,000,000
Total Penerimaan Kas: Rp. 141,998,000

Total Penerimaan Bank: Rp. 11,000,000
– Bu Putri 1,000,000
– Bpk. Aulia Fadly 10,000,000.

Grand Total: Rp. 152.998.000
—————————————
Rencana Implementasi:

1. Program Bantuan Medis.
2. Pengadaan Ambulance Pre Hospital (APH). (Donasi Akan di Gabung dari Sumber Lainnya).

SebelumnyaMASJID OMAN GELAR SHALAT KHUSUF

Berita Lainnya

0 Komentar